Peranku bagi Indonesia "Pendidikan : Kunci Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Ber akhlaq”
Terlahir di Indonesia, yang merupakan salah satu Negara terbesar di
dunia merupakan anugerah yang luar biasa
bagi saya, kemajemukan Negara ini, beserta berbagai macam keberagaman baik agama, budaya dan bahasa
beserta potensi alam nya yang luar biasa, memberikan pandangan positif bahwa
Negara ini adalah Negara kaya. Negara ini adalah gambaran dari Negara yang luar
biasa, semua Hal ini tidak bisa kita pungkiri bersama,dari berbagai fakta yang
ada. sehingga potensi yang ada dalam
Negara ini, harus benar-benar di jaga dan di rawat bersama oleh kita. Karena
bagaimanapun adanya sumber daya alam yang melimpah, tetap harus di dukung
dengan adanya sumber daya manusia yang harus berkualitas, sumber daya manusia
yang mampu mengelola sumber daya alam nya sendiri, sehingga bisa berkontribusi
kepada kemajuan bangsa yang kita cintai ini.
Berangkat dari itu semua, berbagai elemen, tentu harus saling bekerjasama
untuk ikut menjaga dan merawat potensi besar yang ada di Negara ini, sehingga
semua kekayaan yang ada dinegara ini, benar-benar kembali kepada seluruh rakyat
dan masyarakatnya sendiri, serta semuanya dapat digunakan demi kemakmuran
rakyatnya semata. Tentu, semua itu tidak lah mudah, semua itu harus di usahakan
sebaik-baik nya, dan dengan kerja keras yang membutuhkan perjuangan dan usaha
keras baik oleh pemangku jabatan (pemerintah) dan seluruh elemen masyakat itu sendiri.
Semuanya harus saling bahu membahu, menumbuhkan rasa cinta kepada
Negara, serta menciptakan peluang usaha dan ekonomi yang besar untuk Negara
ini. hal itu juga bisa dilakukan dengan mencetak
sumber daya manusia yang berkualitas terutama melalui Pendidikan yang berkualitas,
dan sumber daya manusia yang ber ilmu dan beradap sehingga bisa mengembangkan potensi daerah masing-masing
yang telah ada.
Mempunyai Nama Andi Saputra, tinggal dan lahir di salah satu desa
terpencil saya memulai Hidup di keluarga dan orang tua yang bisa disebut
memeliki kondisi ekonomi sederhana. hidup di pelosok desa,sekolah dari jenjang
MI di kampung, sampai sekarang alhamduilillah dapat menuntaskan, sampai ke
jenjang pendidikan strata 1 di universitas swasta di kota tempat tinggal saya
lahir. Tentu semua itu, bukan lah hal mudah untuk saya capai, di Tengah kondisi
ekonomi keluarga menengah kebawah . namun, dukungan keluarga, orang tua, dan
orang terdekat yang kuat, membuat saya bisa sampai berada di posisi saat ini.
Karena Pendidikan telah
menjadi prinsip bagi saya, dan saya Yakini bahwa ilmu merupakan suatu hal yang
pertama dan utama yang harus di cari oleh setiap insan manusia. oleh karena nya
menuntut ilmu adalah wajib hukum nya, baik setiap manusia mulai ia lahir sampai
ia meninggal dunia. sehingga menuntut ilmu tidak lah terbatas kepada usia, kedudukan,
kondisi ekonomi dan dan jenjang sosialnya saja seperti apa. Karena memang pada
hakikatnya semua manusia berhak, dan mempunyai wewenang memenuhi kebutuhan
dirinya yaitu berapa menuntut ilmu dan mempunyai pendidikan. Karena Pendidikan
juga merupakan hak asasi manusia yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945.
Sesuatu yang sangat saya syukuri juga, semenjak saya menempuh ilmu Pendidikan
di salah satu lembaga pendidikan pondok pesantren sampai saya lulus, saya
banyak belajar akan makna kehidupan, tentang penting nya ilmu, adab, dan
pergaulan terhadap sesame.di bangku pondok pesantren saya juga banyak belajar
keterampilan dan pengalaman berharga yang telah saya peroleh. Saya juga di
ajarkan ber organisasi, belajar manajem kepemimpinan, belajar cara menulis dan saya dapat ikut dalam
kejuaran-kejuaran yang telah di adakan baik dalam Tingkat regional maupun
nasional.
Banyak hadiah dan tropi yang
telah saya sumbangkan di pondok pesantren, sehingga sebagai apresiasi
pondok pesantren telah menghadiahkan saya sebagai satu siswa yang berprestasi
di Tingkat madrasah Aliyah, atau setara SMA.
Setelah saya lulus, pengalaman dan Pelajaran yang telah saya dapat
dan saya peroleh menjadi Sesuatu bekal yang saya rasakan, dan menjadi Pelajaran
bahwa ilmu yang Adalah segalanya, dan ilmu merupakan kunci dan dasar terpenting
dalam hidup saya ini, sehingga dapat mengubah pola pikir, dan prinsip saya
dalam menjalani kehidupan. Oleh karena
itu lah saya memutuskan menjadi seorang guru, sehingga saya bisa ikut menjadi aktor
penting yang bisa ikut mencerdaskan anak bangsa. Hal itu juga di dasarkan ke
inginan saya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, melalui
Pendidikan di masa yang akan datang.
Setelah hampir kurang lebih 10 tahun saya mengabdikan diri di dunia
Pendidikan, dari pengalaman itu semua, saya juga banyak mengetahui problem dan
masalah yang di hadapi siswa dan guru di kelas, terutama dalam masalah di
gitalisasi dalam dunia pendidikan. kebijakan pemerintah untuk mengganti-ganti sistem
kurikulum juga menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menerapkan metode
yang benar-benar dapat berdampak dalam kehidupan siswa. Kekurangan akses
teknologi juga kadang menjadi kendala yang khas bagi pesesta didik untuk dapat
menggali lebih dalam, suatu informasi yang di sampaikan oleh guru di dalam
pembelajaran.
Oleh karena nya penerapan teknologi Pendidikan, saya rasa sangat
penting dalam dunia Pendidikan. dan hal itu sebenarnya sudah mulai di terapkan
di masa kepemimpinan presiden Joko Widodo Ketika menjabat, dan sekarang
berlanjut kepresiden Indonesia yang sekarang. Namun, di gitalisasi dalam dunia Pendidikan
tentu akan banyak menemui banyak jalan buntu, salah satunya, kurang nya
fasilitas yang kurang mendukung, masalah jaringan juga menjadi masalah selain
itu yang tak kalah penting nya, juga harus di ikuti kemampuan manusia yang
disini Adalah seorang guru yang dapat menguasai teknologi, serta guru-guru yang
handal dan paham dalam dunia di gital. Dan semua hal itu lah sekarang yang saya
alami, dalam menerapkan dan mengajar suatu Pelajaran dan ilmu dalam kelas
selama saya bergelut dalam dunia Pendidikan.
Guru-guru dan dosen juga di tuntut untuk mempunyai bekal dan
kemampuan kuat untuk ikut mengembangkan di gitalisasi Pendidikan, karena
bagaimanapun hebat dan megahnya fasilitas yang di siapkan pemerintah namun
harus juga di ikuti oleh kemampun sumber daya manusia yang mempuni. Walaupun saya
juga sangat bersuyukur, saya termasuk guru yang banyak belajar mengenai
teknologi di pondok pesantren sebelum saya terjun sebagai pendidik di sekolah.
Namun itu semua, tentu tidak lah cukup, kemampuan skill dalam
bidang teknologi yang saya miliki, hanya sebatas ilmu dasar yang wajib saya asah demi bisa maksimal dan
mendidik anak didik saya di masa depan. Karena
belajar di jenjang magister merupakan cita-cita terbesar saya. dengan harapan saya bisa mengaplikasikan ke
ilmuan saya lebih dalam dan luas dan saya bisa menjadi seorang dosen, dan pendidik
yang dapat mengajar di kampus yang memang saya impi-impikan.
Oleh karenanya, berangkat dari berbagai
permasalahan di atas juga, saya memilih mengambil jurusan Pendidikan, terutama
juga dalam dunia Pendidikan islam dan teknologi Pendidikan. Hal itu juga tidak
lepas dari peran saya sebagai pendidik dan juga saya ingin mengembangkan
inovasi dalam dunia Pendidikan, agar bisa lebih maju. Dan juga dapat menarik
minta para mahasiswa dan siswa dalam mengembangkan metode pembelajaran yang
juga relevan dengan perkembangan zaman. lewat Pendidikan islam juga saya ingin
menerapkan sistem Pendidikan yang akan di anut oleh mahasiswa dan siswa
saya, dengan ber asaskan karakter agama
yang kuat sehingga kesadaran dan nilai agama juga benar-benar dapat saya
terapkan dalam Pendidikan di daerah saya. Semua hal itu tidak lain agar
generasi ini menjadi individu yang berkualitas, beriman, dan berkarakter yang
cerdas.
Karena, tidak dapat di pungkiri perkembangan zaman juga sangat
menuntut para guru-guru terus berinovasi dan terus belajar, hal itu tidak lain
agar Pendidikan dapat benar-benar relistis dan dapat mengikuti perkembangan
zaman.
Di tambah Pergaulan bebas dan teknologi yang tidak di barengi
dengan pemahaman yang mendalam tentang pemanfaatan teknologi yang baik dan
benar, serta pemahaman ilmu agama yang dangkal. maka justru semua itu malah banyak
menjerumuskan para pemuda dan para remaja generasi penerus kita. sehingga tantangan saya
sebagai pendidik tentu semakin komplek. karena itu, ilmu dan pengajaran yang
berkualitas pada jenjang magister yang akan saya tempuh ini, tentu sangat saya
butuhkan. Sebagai bekal untuk menambah wawasan dan keilmuan,agar saya dapat
mendidik dengan metode yang terbaik di jenjang magister nanti.
Universitas Tanjung Pura dan IAIN Pontianak
menjadi tujuan studi saya, hal itu bukan tanpa alas an karena dua kampus ini
menjadi salah satu kampus tertua yang ada di Kalimantan barat. Sehingga sistem
Pendidikan nya dan jurusan nya sangat sesuai dengan kebutuan saya saat ini. yakni
memperdalam Pendidikan agama islam dan juga mempelajari masalah teknologi
Pendidikan secara mendalam dan terarah.
Jarak ke Lokasi yang saya anggap sangatlah
relevan dan tidak memperberat saya Ketika mulai studi tentu juga menjadi
pertimbangan matang bagi saya untuk bisa melanjutkan jenjang Pendidikan saya di
kampus ini. Dua kampus ini juga telah banyak melahirkan para alumni yang telah
banyak berkiprah di daerah maupun nasional.
Setelah saya menamatkan Pendidikan di pasca
sarjana ini dan berhasil lolos dalam seleksi, tentu rencana saya juga sangat
jelas yakni pertama saya akan berupaya menerapkan Pendidikan terbaik yang telah
saya dapat di bangku kuliah selain itu cita-cita terbesar dan jangka Panjang
saya yakni menjadi seorang dosen yang ingin aktif mengajar di kampus dengan sistem
dan ke ilmuan agama dan teknologi yang
saya peroleh dari jenjang magister ini. harapan nya saya akan berencana
menerapkan pengajaran dengan berasaskan Pendidikan yang sesuai dengan karater
islam.dan juga menerapkan Pendidikan berdasarkan perkembangan teknologi.
Penutup
Akhirnya, tidak ada kata lain yang saya harapkan dari tulisan ini,
bahwa pendidikan adalah modal utama bagi suatu bangsa, agama dan Negara untuk mencapai
kemakmuran, serta dapat menciptakan generasi yang berkualitas dan ber akhlaq
mulia. Melalui pendidikan ini lah saya juga di didik menjadi orang yang bisa
bermanfaat untuk orang lain sehingga hal itu ingin saya teruskan kepada anak
didik saya, agar kelak mereka juga bisa melanjutkan perjuangan saya, walaupun
saya sudah tiada.
Selain itu perkembangan zaman, dan juga penerapan digitalisasi
dalam dunia Pendidikan tentu harus di ikuti oleh kemampuan sumber daya manusia
yang handal, yang siap bukan hanya mengajar, tetapi juga cara mendidik yang
benar yang sesuai dengan asas Pendidikan islam dan juga dapat menerapkan
perangkat teknologi dalam dunia Pendidikan.
Semua hal tersebut, tentu merupakan tujuan saya dan saya sebagai calon
mahasiswa LPDP ini juga merasa dapat menerapkan ini semua dalam dunia
Pendidikan, berbekal pengalaman dan kemampuan yang telah saya miliki dalam
dunia Pendidikan.
Komentar
Posting Komentar